Ketika ditilang…

Setelah baca tulisan teman tentang Tilang-Menilang, gue jadi tertarik bagi informasi ini buat kamu kamu yang juga males and takut ditilang saat berkendara. Sekedar tau aja, gue juga paling males ama urusan tilang menilang (ya iyalah, siapa pula yang suka ditilang). Gue udah pernah ditilang 2 kali. Yang pertama kejadiannya sekitar jam 11 malam, dekat kos-kosan pula! Ini gara-gara gak make helm (warning: jangan ditiru!). Yang kedua kejadiannya di salatiga. Yang ini gara gara plat nomor berantakan (kebetulan saat itu gue pake motor teman)…

Ini kenapa jadi gue yang curhat???

Well, mengapa orang takut ditilang? Sebagian besar akan menjawab: Uang! Yups, saat kamu ditilang polisi, kamu hanya punya dua pilihan: Berdamai (bayar uang damai), atau didenda (surat tilang), dan dendanya g main-main!! Yang bisa kita lakukan biasanya hanyalah menghindari polisi, merengek -rengek, atau tidak mau tanda tangan surat tilang. kalo udah gini caranya kita jadi berada di pihak yang bersalah.

Jangan mau ditipu ama oknum oknum g bertanggung jawab coy!! Selama ini kalo ditilang yang diberikan sama polisi blanko merah kan? Padahal sebenarnya kita boleh memilih ditilang dengan blanko merah atau blanko biru!!

Wait, apa itu blanko merah dan blanko biru?

 

 

 

 

 

1. Blanko Merah

Surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara tersebut tidak mengakui kesalahannya (mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda sesuai dengan beratnya kesalahan yang telah dilakukan melalui proses pengadilan.

 

 

 

 

 

 

2. Blanko Biru

Surat tilang ini diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara mengakui kesalahannya (tidak mangkir) yang disebutkan oleh petugas jalan raya (POLANTAS) dan akan dikenakan denda maksimal Rp 50.600,- (Lima puluh ribu enam ratus rupiah) serta dapat dibayarkan melalui Bank yang ditunjuk tanpa harus melalui proses pengadilan. Yang artinya Rp 50.000,- masuk ke kas negara dan Rp 600,- untuk petugas yang menanganinya dan itupun baru bisa diambil pada bulan berikutnya.

 

 

 

Baru tau? well, sekedar info buat kamu. Udah tau? Buat yang udah tau pasti kebingungan soalnya waktu ditilang dan meminta blanko biru, petugasnya bilang blanko biru gak berlaku lagi. lho? ada apa ini?

Kenapa bisa gak berlaku? Petugas sekarang umumnya berpedoman pada Surat Telegram (ST) Dirlantas Polda Metro Jaya ST/93/XI/2008. Peraturan ini memang sudah diterapkan Polda Metro Jaya sejak 26 April 2008. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya hanya akan memberikan blanko warna merah dalam penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintasnya. Pemberlakukan ini dimaksudkan agar pelanggar menghadiri sidang di pengadilan negeri yang sesuai dengan pelanggarannya dan langsung membayar denda. PADAHAL, aturan slip merah dan slip biru ini tercantum pada Surat Keputusan (SK) Kapolri No. Pol: SKEP/443/IV/1998, tanggal 17 April 1998. Dalam SK ini, pengendara boleh meminta slip biru dengan tujuan menghindari pertemuan antara pelanggar dan birokrat. Pemberian blanko biru saat ditilang agar pelanggar berhubungan langsung dengan bank. Yang harus kalian tahu, sebuah aturan akan gugur dan tidak berlaku jika ada aturan itu bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi. Keputusan Dirlantas Polda Metro Jaya tentunya dibawah keputusan Kapolri!!!

Halaman 18, Buku Petunjuk Teknis Tentang Penggunaan Blanko Tilang (Lampiran SKEP KAPOLRI Skep/443/IV/1998)

Terdakwa:

  1. Menandatangani Surat Tilang (Lembar Merah dan Biru) pada kolom yang telah disediakan apabila menunjuk wakil di sidang dan sanggup menyetor uang titipan di Bank yang ditunjuk.
  2. Menyetor uang titipan ke petugas khusus bila kantor Bank (BRI) yang ditunjuk untuk menerima penyetoran uang titipan terdakwa (pelanggar-red) tutup, karena hari raya/libur, dan sebagainya.
  3. Menyerahkan lembar tilang warna biru yang telah ditandatangani/dicap petugas kepada penyidik yang mengelola barang titipan tersebut.
  4. Menerima tanda bukti setor dari petugas khusus (Polri) apabila peneyetor uang tititpan terpaksa dilakukan diluar jam kerja Bank (BRI).
  5. Menerima penyerahan kembali barang titipannya dari penyidik/petugas barang bukti/pengirim berkas perkara berdasarkan bukti setor dari petugas khusus atau lembaran tilang warna biru yang telah disyahkan oleh petugas Bank (BRI).
  6. Menerima penyerahan barang sitaannya dari petugas barang bukti setelah selesai melaksanakan vonis hakim (dengan bukti eksekusi dari Eksekutor/Jaksa dan melengkapi kekurangan-kekurangan lainnya (SIM, STNK/kelengkapan kendaraan)  (bila memilih sidang).

So, gak ada lagi yang namanya suap menyuap soal hukum. Tapi bukan berarti lantas teman teman bisa seenaknya melanggar aturan lalu lintas dan tinggal membayar denda di bank yang ditunjuk terdekat. Tetaplah menjadi pengendara yang baik dan patuh terhadap aturan lalu lintas! Ini demi keselamatan teman-teman sendiri dan orang lain saat berkendara . ok?

Lagu Untuk Statistika

Setelah beberapa hari diskusi, pencarian chord yang sesuai hingga puncaknya di-take kemarin, akhirnya selesai juga tugas menciptakan beberapa lagu untuk Statistika. Buat yang penasaran seperti apa sih lagu dari stat’11 untuk statistika, langsung aja comot di link yang udah aku sertain dibawah.
 
Lagu ini diciptakan oleh teman kita, Dewiga, sekaligus pengisi suaranya. Aku sih cuma bantu aransemen dan take sekaligus editing aja. hehehe. Oya, aku dan Dewiga belum sepakat mengenai judul apa yang cocok untuk kedua lagu ini. Ada yang punya usul? Langsung aja comment. Tanpa basa-basi, enjoy it. Ditunggu saran dan kritiknya.
 
First Song
Second Song
 
UPDATE
Wow, thanks all untuk sambutannya yang luar biasa. terus terang, aku g nyangka bakalan terima begitu banyak tanggapan positif and pujian dari banyak pihak. Aku juga mau say thanks untuk partisipasi semuanya sejak proses pembuatan lagu ini, serta berbagai kritik, saran , bahkan request yang aku terima sehubungan dengan karya ini. Buat teman – teman yang sampe bela-belain inbox lewat sms dan fb untuk usul mengenai judul lagu ini, aku cuma bisa bilang Thanks a lot for your kindness.
 
Kemarin aku diminta untuk posting lirik plus chord dari lagu – lagu kita ini. So, this is all you want!
Lagu Untuk Statistika (Lirik + Chord)
Judul lagu yang udah disepakati bersama buat yang belum tahu adalah:(jreng jreng jreng)
1. Selamat Pagi MIPA
2. Greatly
3. Statistics Always Together
Nah, silahkan dicomot, trus puas-puasin nyanyi di kamar. hahaha
 
UPDATE
Ada beberapa perubahan nih:
Judul lagu udah diganti sesuai kesepakatan nih. Judul lagu yang baru:
1. Everlasting Started
2. Greatly Statistic
3. Statistic Always Together
 
Untuk lagu ketiga, ada juga sedikit perubahan pada liriknya. So, aku udah meng-update lirik plus chord yang baru. nih, langsung comot:
Lagu Untuk Statistika (upgrade)
Lagu ketiganya langsung comot aja dari sini:
Third Song
 
Oya! Selamat Buat Statistika Undip 2011. Tidak ada perjuangan yang sia – sia kawan.

4 Fakta Yang Harus Kamu Tahu

Ada 4 (Empat!! Ngomong lagi biar dramatis, hehehehe) Fakta di dunia ini yang perlu kamu tahu!!!

  1. Setiap orang di dunia ini tidak bisa menyentuh semua giginya dengan lidahnya.
  2. Setelah membaca Fakta pertama, setiap orang bodoh akan mencoba menyentuh semua giginya dengan lidahnya.
  3. Fakta pertama ternyata salah!!!!!!!!!!!
  4. Sekarang orang itu tertawa sendiri mengingat kebodohannya…

Wakakakakakakaka,,, piss pemirsa… admin mau kabur dulu sebelum bonyok bonyok dilempar sekampung. cling

By Ranzick X7 Posted in Fun

Kenalilah Statistika

Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah ‘statistika’ (bahasa inggris: statistics) berbeda dengan ‘statistik’ (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.

Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.

Sejarah

Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium (“dewan negara”) dan bahasa Italia statista (“negarawan” atau “politikus”).

Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara (state)”. Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”. Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.

Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.

Konsep dasar

Dalam mengaplikasikan statistika terhadap permasalahan sains, industri, atau sosial, pertama-tama dimulai dari mempelajari populasi. Makna populasi dalam statistika dapat berarti populasi benda hidup, benda mati, ataupun benda abstrak. Populasi juga dapat berupa pengukuran sebuah proses dalam waktu yang berbeda-beda, yakni dikenal dengan istilah deret waktu.

Melakukan pendataan (pengumpulan data) seluruh populasi dinamakan sensus. Sebuah sensus tentu memerlukan waktu dan biaya yang tinggi. Untuk itu, dalam statistika seringkali dilakukan pengambilan sampel (sampling), yakni sebagian kecil dari populasi, yang dapat mewakili seluruh populasi. Analisis data dari sampel nantinya digunakan untuk menggeneralisasi seluruh populasi.

Jika sampel yang diambil cukup representatif, inferensial (pengambilan keputusan) dan simpulan yang dibuat dari sampel dapat digunakan untuk menggambarkan populasi secara keseluruhan. Metode statistika tentang bagaimana cara mengambil sampel yang tepat dinamakan teknik sampling.

Analisis statistik banyak menggunakan probabilitas sebagai konsep dasarnya hal terlihat banyak digunakannya uji statistika yang mengambil dasar pada sebaran peluang. Sedangkan matematika statistika merupakan cabang dari matematika terapan yang menggunakan teori probabilitas dan analisis matematika untuk mendapatkan dasar-dasar teori statistika.

Ada dua macam statistika, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial. Statistika deskriptif berkenaan dengan deskripsi data, misalnya dari menghitung rata-rata dan varians dari data mentah; mendeksripsikan menggunakan tabel-tabel atau grafik sehingga data mentah lebih mudah “dibaca” dan lebih bermakna. Sedangkan statistika inferensial lebih dari itu, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan prediksi observasi masa depan, atau membuat model regresi.

  • Statistika deskriptif berkenaan dengan bagaimana data dapat digambarkan dideskripsikan) atau disimpulkan, baik secara numerik (misalnya menghitung rata-rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk tabel atau grafik), untuk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut, sehingga lebih mudah dibaca dan bermakna.
  • Statistika inferensial berkenaan dengan permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis data, misalnya melakukan pengujian hipotesis, melakukan estimasi pengamatan masa mendatang (estimasi atau prediksi), membuat permodelan hubungan (korelasi, regresi, ANOVA, deret waktu), dan sebagainya.

Metode Statistika

Dua jenis penelitian: eksperimen dan survai

Terdapat dua jenis utama penelitian: eksperimen dan survei. Keduanya sama-sama mendalami pengaruh perubahan pada peubah penjelas dan perilaku peubah respon akibat perubahan itu. Beda keduanya terletak pada bagaimana kajiannya dilakukan.

Suatu eksperimen melibatkan pengukuran terhadap sistem yang dikaji, memberi perlakuan terhadap sistem, dan kemudian melakukan pengukuran (lagi) dengan cara yang sama terhadap sistem yang telah diperlakukan untuk mengetahui apakah perlakuan mengubah nilai pengukuran. Bisa juga perlakuan diberikan secara simultan dan pengaruhnya diukur dalam waktu yang bersamaan pula. Metode statistika yang berkaitan dengan pelaksanaan suatu eksperimen dipelajari dalam rancangan percobaan (desain eksperimen).

Dalam survey, di sisi lain, tidak dilakukan manipulasi terhadap sistem yang dikaji. Data dikumpulkan dan hubungan (korelasi) antara berbagai peubah diselidiki untuk memberi gambaran terhadap objek penelitian. Teknik-teknik survai dipelajari dalam metode survei.

Penelitian tipe eksperimen banyak dilakukan pada ilmu-ilmu rekayasa, misalnya teknik, ilmu pangan, agronomi, farmasi, pemasaran (marketing), dan psikologi eksperimen.

Penelitian tipe observasi paling sering dilakukan di bidang ilmu-ilmu sosial atau berkaitan dengan perilaku sehari-hari, misalnya ekonomi, psikologi dan pedagogi, kedokteran masyarakat, dan industri.

Tipe pengukuran

Ada empat tipe pengukuran atau skala pengukuran yang digunakan di dalam statistika, yakni: nominal, ordinal, interval, dan rasio. Keempat skala pengukuran tersebut memiliki tingkat penggunaan yang berbeda dalam riset statistik.

  • Skala nominal hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif (misalnya: jenis kelamin, agama, warna kulit).
  • Skala ordinal selain membedakan juga menunjukkan tingkatan (misalnya: pendidikan, tingkat kepuasan).
  • Skala interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak (misalnya: tahun, suhu dalam Celcius).
  • Skala rasio berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak.

Teknik-teknik statistika

Beberapa pengujian dan prosedur yang banyak digunakan dalam penelitian antara lain:

  • Analisis regresi dan korelasi
  • Analisis varians (ANOVA)
  • khi-kuadrat
  • Uji t-Student

Statistika Terapan

Bebebarapa ilmu pengetahuan menggunakan statistika terapan sehingga mereka memiliki terminologi yang khusus. Disiplin ilmu tersebut antara lain:

  • Aktuaria (penerapan statistika dalam bidang asuransi)
  • Biostatistika atau biometrika (penerapan statistika dalam ilmu biologi)
  • Statistika bisnis
  • Ekonometrika
  • Psikometrika
  • Statistika sosial
  • Statistika teknik atau teknometrika
  • Fisika statistik
  • Demografi
  • Eksplorasi data (pengenalan pola)
  • Literasi statistik
  • Analisis proses dan kemometrika (untuk analisis data kimia analis dan teknik kimia)

Statistika memberikan alat analisis data bagi berbagai bidang ilmu. Kegunaannya bermacam-macam: mempelajari keragaman akibat pengukuran, mengendalikan proses, merumuskan informasi dari data, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan data. Statistika, karena sifatnya yang objektif, sering kali merupakan satu-satunya alat yang bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan di atas.

source :Wikipedia

Mobile Edukasi (m-Edukasi) by Balai Pengembangan Multimedia PUSTEKKOM Kementerian Pendidikan Nasional

Bagaimana sebenarnya awal mula m-edukasi.net? Sering kita melihat atau bahkan juga melakukan sebuah cara untuk membuang waktu kosong dengan bermain game di HP. Atau mungkin sekedar update status di FaceBook. Dengan semakin berkembangnya teknologi terutama teknologi Handphone, maka semakin banyak pula fasilitas-fasilitas hiburan dan informasi yang kita peroleh.

Kita ketahui bersama bahwa saluran-saluran hiburan dan informasi yang dapat di access melalui perangkat mobile itu semakin banyak. Dari situlah maka tercetuslah ide kenapa tidak dimanfaatkan untuk sarana pendidikan? Bisakah seorang siswa yang membunuh waktu dengan melakukan tidakan yang lebih bermanfaat untuk pendidikan mereka? Kenapa mereka bisa main game di Handphone tetapi tidak belajar mengunakan handphone? Mengapa mereka bisa update status di Facebook tetapi tidak mencoba conten pendidikan. Jawabanya pasti “mana contennya?”

Dari permasalahan yang ada itulah kami di Balai Pengembangan Multimedia Semarang mencoba mencari hiburan/informasi yang lebih bermanfaat dan menunjang pendidikan mereka. Deri berbagai diskusi yang kami lakukan maka munculah mobile learning yang kami namakan m-edukasi.net yang memiliki semboyang “belajar singkat tanpa sekat”. Kenapa belajar singkat? Karena tujuan kami hanyalah untuk mengisi waktu luang user agar lebih menunjang pendidikan mereka. Dan alasan bandwidth dan mahalnya pulsa data yang mengharuskan data yang disampaikan berukuran kecil. Kenapa tanpa sekat? Kita tahu bahwa conten ini di aplikasikan dalam perangkan mobile yang sangat populer yaitu Handphone. Jadi untuk menunjang itu semua, konten yang disediakan harus berukuran kecil, dengan materi singkat tetapi tetap bermanfaat bagi pendidikan.

Dengan mengunakan kriteria di atas BPM telah berhasil membuat prototype sebanyak 10 konten yang dapat di download secara gratis disini. 10 konten itu terdiri dari 4 konten biologi, 3 konten Fisika dan 4 konten Matematika. Harapan kami setiap tahun akan terjadi peningkatan jumlah konten agar konten yang ada semakin banyak. Untuk tahun 2010 ini BPM akan membuat lagi 30 konten.

Bagaimana cara memanfaatkannya?
Ada dua cara mendapatkan konten m-edukasi, tapi satu hal yang pasti adalah “konten ini diaplikasikan dalam perangkat handphone, bukan komputer”. Selain itu konten ini bukan untuk pembelajaran klasikan tetapi untuk pembelajaran mandiri mengunakan perangkat handphone.

Cara Pertama
Download di website ini, kita extract (filenya berwujud zip) lalu dicopykan ke Handphone yang support (baca di FAQ). Setelah tercopy konten dapat langsung digunakan tanpa proses instalasi.

Cara Kedua
Download konten langsung dari Handphone di alamat wap.m-edukasi.net. Konten yang disediakan di wapsite. Setelah file konten didownload kemudian cari posisi direktori downloadnya dan jalankan.

Konten ini berformat flash lite. Kenapa bukan jar? Salah satu keunggulan flash adalah data yang didistribusikan adalah sebuah data animasi bukan program, jadi kita tidak perlu menginstall tetapi langsung dijalankan. Selain itu dengan bentuknya yang berupa data animasi itulah akan lebih mudah didistribusikan.

Cara Pendistribusian

  1. Handphone langsung mengambil konten dari internet (wap.m-edukasi.net) dan dapat didistribusikan mengunakan infrared atau bluethoot.
  2. Komputer mendownload dari www.m-edukasi.net lalu dikopikan ke beberapa hp kemudian dapat didistribusikan mengunakan infrared atau bluethoot.
  3. Komputer yang telah memiliki konten m-edukasi dapat mengkopikannya ke dalam flashdisk, diskette atau CD kemudian dapat didistribusikan ke sesama komputer hingga komputer dapat melakukan distribusi selanjutnya mengunakan cara 2.

Handphone apa yang support?
Saat ini banyak sekali handphone yang sudah support dengan flash lite. Dan saya yakin bahwa flash lite ini akan menjadi fasilitas standart untuk HP. Hal ini bisa saya sampaikan karena HP yang support flash lite ini bukanlah HP dengan spesifikasi yang tinggi, sebagai Contoh tanpa bermaksud promosi, Nokia 2730 yang berharga sekitar 1 jt sudah support flash lite. Saya yakin sekali bahwa lama-kelamaan HP yang support flash lite akan semakin banyak dan semakin murah.

Apa benar bermanfaat untuk pendidikan?
Seperti halnya perangkat lain yang berhubungan dengan teknologi, konten ini tidak akan terlihat manfaatnya dalam waktu yang pendek. Apalagi konten yang di sediakan masih sedikit. Seperti halnya Handphone itu sendiri, dulu waktu kita tidak memilikinya, mungkin kita tidak membutuhkannya, tetapi sekarang? Apa yang anda lakukan kalau HP anda tertinggal dirumah? Harapan kami, suatu saat nanti ada kisah anak yang ke sekolah naik kendaraan umum, karena nanti ada ulangan maka dia download dalulu beberapa materi di m-edukasi untuk mempelajari atau sekedar mengingat kembali apa yang telah dipelajari sebelumnya.

Mobile learning adalah sebagian dari gaya hidup jadi kita tidak bisa menghakimi sekarang bahwa mobile learning tidak bermanfaat bagi pendidikan di Indonesia. Mobile Learning ini akan kelihatan manfaatnya setelah kita mengunakannya. Maju terus “m-edukasi.net” agar kita bisa “belajar cepat tanpa sekat”.

by: Toni Setyawan, ST

source: m-edukasi.net/artikel-mobile-learning-isi.php?kodenya=2010-aa

ada aplikasi lagi nih. kalo di tulisan yang tadi, aplikasi mobile learning perlu dukungan java, yang ini perlu dukungan flash lite! penasaran? langsung saja klik tautan berikut, dan unduh sepuasnya:

http://m-edukasi.net/aplikasi-pendidikan.php

Mobile Learning by P4TK Matematika

Mobile learning (m-learning) merupakan paradigma pembelajaran memanfaatkan teknologi dan perangkat mobile yang perkirakan akan mengalami perkembangan pesat dan potensial seiring dengan perkembangan teknologi mobile itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari data statistik bahwa dari 240 juta jumlah penduduk Indonesia 45-50 juta di antaranya adalah pengguna/konsumen seluler. Sedangkan secara teknis, perangkat mobile yang beredar saat ini sebenarnya telah memiliki kapabilitas untuk menjalankan konten-konten berupa multimedia maupun aplikasi software. Selain itu konten yang ada kebanyakan masih bersifat hiburan dan belum banyak dimanfaatkan untuk pembelajaran.

Sebagai sebuah lembaga pendidikan, PPPPTK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Matematika Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia berupaya dalam pengembangan mobile learning, khususnya untuk konten pendidikan/pembelajaran matematika dan konten pendidikan secara umum untuk lebih memperkaya konten pembelajaran alternatif. Dalam pengembangan mobile learning ini digunakan aplikasi software Java dan WAP serta memanfaatkan teknologi GPRS/CDMA dan/atau teknologi transfer lain seperti bluetooth, infrared, untuk transfer dan instalasi aplikasi. Perangkat yang dapat digunakan untuk pembelajaran ini adalah telepon seluler yang mendukung WAP dan Java.

Konten pembelajaran mobile yang dihasilkan dari kegiatan ini diharapkan akan dapat didistribusikan luas dan cepat dengan biaya murah sebagai wujud kontribusi dan kepedulian terhadap pendidikan Indonesia.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami via email p4tkmatematika@yahoo.com atau muh_tamim@yahoo.com (mtamim.com)

klik tautan berikut untuk informasi selengkapnya: P4TK Matematika

Muh. Tamim, programmer P4TK Matematika telah membuat berbagai aplikasi khusus mobile learning yang bisa dijalankan lewat Handphone kita!! untuk menjalankan aplikasi ini, Handphone kamu harus mendukung JAVA MIDP 2.0. Berikut link untuk mengunduh aplikasi-aplikasi tersebut:

Halaman 1

Halaman 2

lalu, bagaimana cara meng-install aplikasi tersebut ke handphone kamu? nih

Cara Pertama (menggunakan komputer)
Pastikan komputer dan HP memiliki koneksi bluetooth, Infrared, atau kabel.
Pastikan juga HP mendukung instalasi langsung melalui file (Sebagian merk HP keluaran terbaru biasanya sudah mendukung instalasi dengan cara ini)

  • Download file .JAR dari website ke komputer.
  • Transfer file tersebut ke HP (baik melalui bluetooth atau kabel data).
  • File ini biasanya masuk sebagai SMS. Buka file ini.
    Jika HP anda mendukung instalasi langsung maka proses instalasi akan berjalan (Pilih Lanjutkan atau Agree jika ada konfirmasi apakah software ini aman atau tidak. Jangan khawatir, aplikasi ini tidak mengandung virus).
  • Jika ada konfirmasi error, maka kemungkinan besar HP Anda hanya mendukung instalasi melalui OTA/GPRS.

Cara Kedua (menggunakan WAP)

  • Pastikan GPRS di HP dan SIM card anda sudah tersetting.
  • Buka WAP Browser di HP dan masuklah ke alamat http://m.p4tkmatematika.org
  • Pilih (klik) aplikasi yang diinginkan, jika ada dua file (JAD dan JAR) pilih file yang bertipe JAD.
  • Jika HP Anda mendukung Java dan memory HP masih cukup, download dan instalasi akan berjalan.
  • Anda akan dikenai biaya transfer GPRS (dihitung dari besar file yang didownload). Jangan khawatir, biayanya sangat murah, biasanya hanya ratusan rupiah.

Nah! Tunggu apa lagi? Segera Unduh Aplikasinya dan Install ke HP kamu. Biarkan HPmu yang mengajarimu materi-materi yang belum kamu pahami. hehehe.

note: aku sudah mengunduh aplikasinya, dan aplikasi ini berjalan dengan baik pada HP ku, Nokia X5-01 (S60v3 320×240).

By Ranzick X7 Posted in Tech

Hari Raya Statistik

Kalo ditanya apa itu statistika, pasti udah pada tau. Tapi, tau nggak kalo statistik itu ternyata memiliki hari yang khusus untuk dirayakan?

 

kita mulai dengan WSD (World Statistics Day). WSD dirayakan setiap 20 Oktober. Ternyata tanggal pengukuhan ini kali pertama dicanangkan oleh PBB sebagai hari statistik dunia. Semua negara akan merayakan hari statistik ini yang biasanya berpusat pada Badan Pusat Statistik masing-masing negara. Khusus untuk negara Indonesia perayaan biasanya dilakukan oleh Badan Pusat Statistik di seluruh Indonesia dengan mengadakan beberapa lomba yang mendukung terselanggaranya perayaan ini seperti lomba essay dan acara-acara lain seperti seminar data hasil SP2010. Hari statistik dunia ditetapkan untuk mengakui statistik global baik tingkat nasional maupun internasional dan diharapkan membantu memperkuat kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap statistik resmi. Tiga kata kunci yang digunakan WSD adalah SERVICE, PROFESSIONALISM,and INTEGRITY.

 

Indonesia sendiri memperingati HARI STATISTIK NASIONAL setiap tanggal 26 September. Alasannya, karena pada hari itu ditetapkannya undang-undang statistik no 7 tahun 1960 tentang statistik sebagai pengganti atatistiek ordonantie 1934 yang merupakan produk kolonial serta materinya yang dirasakan sudah tidak sesuai lagi  dengan perkembangan keadaan. Hari statistik tersebut telah disetujui oleh pemerintah yang tertuang dalam surat nomor B. 259/M.Sesneg/1996 tanggal 2 Agustus 1996.

 

Kegiatan perstatistikan di Indonesia diawali dengan didirikannya Central Kantoor Voor De Statistiek (CKS) pada tanggal 24 September 1924. Kemudian dalam bulan Juni 1942 pemerintah Jepang mengganti nama CKS menjadi Shomubu Chosasaitsu Gunseikanbu. Nah, Setelah kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, kegiatan statistik dilakukan oleh kantor Penyelidikan Perangkaan Umum Republik Indonesia (KAPPURI), sedangkan pemerintah pendudukan Belanda mengaktifkan CKS. Berdasarjkan surat edaran Kementrian Kemakmuran tanggal 21 Juni 1950 nomor 219/S.C., KAPPURI dan CKS dilebur menjadi Kantor Pusat Statistik (KPS). Dengan keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 172 tahun 1957, terhitung mulai tanggal 1 Juni 1957 KPS diubah menjadi Biro Pusat Statistik dan berdasarkan Undang-Undang nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik, nama Biro Pusat Statistik berubah menjadi Badan Pusat Statistik (BPS). Mau tau lebih lanjut? klik aja tautan ini: Hari Statistik Nasional
So, jangan lupa untuk merayakan hari yang penting ini, dan maknai agar Hari Statistik tidak menjadi sebuah perayaan yang kosong, tapi membawa perubahan positif bagi kita!
dikutip dari berbagai sumber

Teka Teki Albert Einstein

Kalo mendengar nama Albert Einstein, pasti yang terbayang pertama kali adalah formula temuannya yang terkenal, E=Mc2. Selain formula yang menakjubkan ini, ternyata Einstein pernah membuat teka teki yang diklaimnya sendiri bahkan tidak dapat dipecahkan oleh 98 % penduduk dunia. Penasaran? Simak!!

  • Teka-teki ini tidak mengandung trik, hanya murni logika.
  • Ada lima buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda.
  • Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan kebangsaaan yang berbeda-beda.
  • Setiap penghuni rumah menyukai jenis minuman tertentu, merokok satu merk rokok tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu.
  • Tak satupun dari kelima orang itu yang minum minuman yang sama, merokok satu merk rokok yang sama, dan memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain.
PERTANYAAN: Siapakah Yang memelihara IKAN?

PETUNJUK:
  1. Orang Inggris tinggal di dalam rumah berwarna merah
  2. Orang Swedia memelihara anjing
  3. Orang Denmark senang minum teh
  4. Rumah berwarna putih terletak tepat disebelah kiri rumah berwarna coklat
  5. Penghuni rumah berwarna putih senang minum kopi
  6. Orang yang merokok PallMall memelihara burung
  7. Penghuni rumah yang terletak ditengah-tengah senang minum susu
  8. Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill
  9. Orang Norwegia tinggal di rumah paling pertama
  10. Orang yang merokok Marlboro tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing
  11. Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang merokok Dunhill
  12. Orang yang merokok Winfield senang minum bir
  13. Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia
  14. Orang Jerman merokok Rothmans
  15. Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air.

Apakah anda termasuk 2% orang yang mampu memecahkan teka teki ini????? Silahkan anda coba untuk pecahkan jika anda tertarik. Menyerah? Saya sudah menyertakan pembahasan untuk memecahkan teka teki ini. Silahkan unduh dan pelajari.

Tips: Ini hanya masalah probabilitas!!!!pembahasan-teka-teki-albert-einstein